Lisa Tekankan Kios Pangan Banjarbaru Harus Ikut Angkat Produk Petani Lokal

foto: MC Banjarbaru
ket: Wali Kota Banjarbaru Hj. Erna Lisa Halaby saat meninjau aktivitas dan layanan pangan di Kota Banjarbaru.


BUNGKAM.COM, BANJARBARU – Pemerintah Kota Banjarbaru mendorong hasil pertanian lokal tidak hanya berhenti di tingkat produksi, tetapi juga memiliki ruang pemasaran yang jelas dan mampu mendukung kesejahteraan petani.


Hal itu menjadi salah satu perhatian Wali Kota Banjarbaru Hj. Erna Lisa Halaby saat meninjau Kios Pangan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Banjarbaru, Rabu (30/9/2026).


Dalam kunjungan tersebut, Lisa melihat langsung berbagai komoditas pangan yang tersedia di kios, termasuk beras lokal yang diproduksi dari Bangkal, Kecamatan Cempaka.


Ia juga menanyakan harga sejumlah kebutuhan pokok, salah satunya telur, sekaligus melihat kondisi akses menuju kios yang menjadi bagian dari jaringan kios pangan dan pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Banjarbaru.


Menurut Lisa, keberadaan kios pangan seharusnya tidak hanya dilihat sebagai tempat penyaluran kebutuhan pokok kepada masyarakat. Lebih dari itu, fasilitas tersebut dapat menjadi salah satu ruang untuk mempertemukan kebutuhan konsumen dengan produk pangan lokal.


Karena itu, ia menekankan pentingnya DKP3 ikut menjaga keberlangsungan produksi pangan masyarakat, termasuk memberikan perhatian terhadap petani lokal.


“DKP3 tidak hanya menyalurkan bantuan, tetapi DKP3 juga turut menjaga piring makan masyarakat,” tegas Lisa.


Menurutnya, menjaga “piring makan” masyarakat bukan sekadar memastikan bahan pangan tersedia. Pemerintah juga perlu menjaga agar harga tetap terjangkau sekaligus mendorong produksi pangan lokal agar terus berkembang.


Hasil pertanian masyarakat, lanjutnya, perlu diberi ruang untuk masuk ke dalam rantai pemasaran. Dengan begitu, program ketahanan pangan tidak hanya memberikan manfaat kepada konsumen, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi petani.


Lisa juga menekankan agar jajaran DKP3 tidak hanya menjalankan program dari balik meja. Kondisi lapangan dan kebutuhan masyarakat perlu menjadi perhatian dalam menjalankan berbagai program sektor pangan dan pertanian.


Sebelum meninjau kios pangan, Lisa terlebih dahulu melakukan inspeksi mendadak ke kantor DKP3. Ia mengecek aktivitas serta kehadiran pejabat di lingkungan dinas tersebut.


Sejumlah kepala bidang turut ditanyakan keberadaannya untuk memastikan pejabat yang tidak berada di kantor sedang menjalankan tugas kedinasan maupun perjalanan dinas.


Pengecekan itu dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan pelaksanaan tugas DKP3 berjalan baik, terutama karena sejumlah program dinas berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat.


Plt. Kepala DKP3 Kota Banjarbaru Wiwin Robiaty menyambut positif kunjungan tersebut. Menurutnya, kehadiran langsung Wali Kota menjadi motivasi bagi jajaran DKP3 untuk meningkatkan kinerja, khususnya dalam mengembangkan sektor pertanian.


“Mewakili kawan-kawan DKP3, kami sangat bersyukur sekali dikunjungi Ibu Wali Kota Banjarbaru. Selain menjadi semangat kami dalam melakukan kegiatan-kegiatan di lapangan, juga memotivasi kami untuk bisa melakukan yang terbaik dalam pertanian di Kota Banjarbaru,” ujarnya.


Dengan perhatian terhadap produksi sekaligus pemasaran, Pemko Banjarbaru mendorong ketahanan pangan tidak hanya berorientasi pada ketersediaan kebutuhan pokok, tetapi juga mampu membuka ruang bagi produk lokal dan meningkatkan kesejahteraan petani.

Post a Comment

أحدث أقدم