Jelang 17 Agustus, Calon Paskibraka Banjarmasin Dibekali Penguatan Mental

foto: humas
ket: Calon Paskibraka Kota Banjarmasin menyimak pembekalan Paskibra Mentality

BUNGKAM.COM, BANJARMASIN – Persiapan menuju upacara Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tidak hanya membutuhkan latihan fisik bagi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Banjarmasin. 


Kesiapan mental juga menjadi bekal penting agar para peserta mampu menjalankan amanah dengan penuh konsentrasi dan tanggung jawab.


“Yang paling penting adalah kesiapan mental, karena fisik tanpa mental yang kuat tentu tidak akan maksimal dalam menjalankan tugas,” tegas Wakil Wali Kota Banjarmasin, Hj. Ananda, saat memberikan pembekalan kepada Calon Paskibraka Kota Banjarmasin Tahun 2026 di Balai Kota Banjarmasin, Senin (10/8/2026).


Menurut Ananda, mental yang kuat diperlukan agar peserta mampu menghadapi tekanan saat menjalankan prosesi pengibaran maupun penurunan bendera. Kedisiplinan dan kemampuan menjaga konsentrasi juga menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dari kesiapan seorang Paskibraka.


“Harapan kita mereka bisa menjalankan tugas pada hari-H nanti, mengibarkan bendera dan menurunkan bendera di Balai Kota Banjarmasin secara maksimal,” katanya.


Ia menilai pembekalan mental perlu diberikan sebelum para peserta memasuki momentum puncak pada 17 Agustus mendatang. 


Melalui materi Paskibra Mentality, para calon Paskibraka diarahkan untuk memahami tanggung jawab sekaligus membangun kepercayaan diri.


“Alhamdulillah, sebagai alumni Paskibraka Nasional tahun 1999, saya memberikan motivasi kepada adik-adik junior supaya memberikan mereka semangat agar menjalankan tugas pada hari-H nanti pada tanggal 17 Agustus,” ungkapnya.


Pengalaman sebagai alumni Paskibraka Nasional menjadi kesempatan untuk membagikan berbagai pelajaran kepada generasi penerus. 


Pengalaman tersebut dinilai dapat membantu peserta memahami bahwa proses menjadi Paskibraka bukan sekadar latihan baris-berbaris, melainkan juga pembentukan karakter.


“Pengalaman selama menjalani persiapan juga diharapkan dapat memberikan pelajaran mengenai kedisiplinan, kekompakan, kepemimpinan, dan tanggung jawab,” tuturnya.


Nilai kedisiplinan dan tanggung jawab tersebut diharapkan tetap melekat meski tugas sebagai Paskibraka telah selesai. 


Para peserta dapat membawa pengalaman selama menjalani latihan sebagai bekal dalam menjalani pendidikan dan kehidupan sehari-hari.


“Tugas ini bukan hanya sekadar mengibarkan bendera. Mengibarkan bendera bukan hanya kain, tapi ini adalah simbol perjuangan kemerdekaan Bangsa Indonesia,” tegasnya.


Pemahaman mengenai makna bendera Merah Putih juga menjadi bagian penting dalam pembekalan.


"Peserta perlu menyadari bahwa mereka membawa amanah untuk menghormati perjuangan para pahlawan ketika menjalankan prosesi pada Hari Kemerdekaan," tekannya. 


Karena itu, seluruh tahapan persiapan diharapkan dijalani dengan sungguh-sungguh. Kesiapan fisik, mental, disiplin, kekompakan, serta pemahaman terhadap nilai perjuangan menjadi satu kesatuan yang akan mendukung pelaksanaan tugas pada 17 Agustus 2026.


Dengan pembekalan tersebut, para calon Paskibraka Kota Banjarmasin diharapkan mampu tampil maksimal saat mengibarkan dan menurunkan Sang Merah Putih di Balai Kota Banjarmasin sekaligus menjadikan pengalaman tersebut sebagai bagian dari pembentukan karakter mereka.

Post a Comment

أحدث أقدم