![]() |
| foto: bungkam.com, ket: kondisi rumah setelah ambruk dan dipasangi garis polisi |
BUNGKAM.COM, MARTAPURA - Tiga buah rumah di Jalan Tembikar Kanan, Komplek Fadilah Perdana 5, Kelurahan Kertak Hanyar, kabupaten Banjar, ambruk, Sabtu (25/7) siang.
Kejadian tersebut mengakibatkan lima orang terluka dan harus dievakuasi untuk mendapatkan pertolongan medis. Sementara satu orangnya lagi meninggal dunia, saat dalam perjalanan menuju ke rumah sakit.
Dimana, saat kejadian keenam orang tersebut sempat tertimbun reuntuhan dari bangunan rumah-rumah tersebut.
Warga setempat, Anisa mengatakan, saat kejadian dirinya sedang berada didalam rumahnya yang tepat berseberangan dengan rumah yang ambruk.
Kemudian, dirinya dikagetkan dengan suara ambruk yang cukup kencang dari arah luar rumahnya. Mendengar hal tersebut, lantas ia pun langsung keluar untuk mencari sumber suara tersebut.
"Pas kami keluar tiba-tiba saja kondisi rumahnya serentak sudah seperti itu (ambruk)," ujar Anisa.
"Saat kejadian itu kondisinya biasa saja, tidak ada getaran, angin, atau apa, tiba-tiba ada suara ambruk atau rubuh saja," tambahnya.
Lebih lanjut, papar Anisa, saat kejadian dalam dua rumah yang ambruk tersebut masih ada penghuninya, dan satu rumahnya sedang dalam keadaan kosong.
"Dua rumahnya itu ada orangnya, yang rumah satunya itu ada ibu sama anaknya, dan rumah yang satunya itu juga ada orangnya dan juga ada korbannya," papar Anisa.
Sementara itu, salah satu korban, Fahrul, mengaku tinggal di rumah tersebut kurang lebih selama empat tahun.
"Selama empat tahun ini, saya memang merasa pondasinya itu memang kurang begitu kuat," kata Fahrul.
"Apalagi kalau ada kendaraan besar seperti truk yang lewat sangat terasa getarannya," pungkasnya.

Posting Komentar