![]() |
| foto: istimewa ket: Tim DVI Polda Kalsel saat menyampaikan hasil identifikasi korban KM Virgo Transport 8 dalam konferensi pers |
BUNGKAM.COM, BANJARMASIN – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Kalimantan Selatan meminta keluarga penumpang Kapal Virgo Transport 8 segera menyerahkan data antemortem untuk membantu proses identifikasi korban.
Data dari keluarga menjadi salah satu bagian penting dalam proses pencocokan identitas jenazah yang ditemukan tim SAR gabungan. Hingga Senin (14/9/2026), satu korban telah berhasil diidentifikasi melalui pemeriksaan medis dan sidik jari.
"Jenazah dengan nomor registrasi 001 berhasil teridentifikasi sebagai Reynar Fausta Yosilianto, laki-laki usia 22 tahun, warga Dusun Claket, Kabupaten Malang," jelas Kabid Dokes Polda Kalsel dalam konferensi pers di Aula Rumkit Bhayangkara Banjarmasin, Senin (14/9/2026).
Identifikasi tersebut dilakukan setelah tim DVI menerima kantong jenazah dari tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI AL, dan Polairud. Pemeriksaan kemudian dilakukan dengan mencocokkan data medis serta sidik jari dengan informasi antemortem yang diperoleh dari keluarga.
"Untuk proses identifikasi, kami melakukan pemeriksaan dan pencocokan dengan data antemortem yang diberikan keluarga," disampaikan dalam konferensi pers.
Dengan metode tersebut, jenazah dengan nomor registrasi 001 dapat dipastikan sebagai Reynar Fausta Yosilianto. Hingga Senin, total jenazah yang diterima tim DVI dan berhasil diidentifikasi berjumlah satu orang.
Di tengah proses tersebut, kepolisian mengingatkan keluarga maupun masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk segera melapor. Data yang diberikan akan membantu petugas melakukan pencocokan apabila ditemukan korban yang belum diketahui identitasnya.
"Kami mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga atau menjadi penumpang Kapal Virgo Transport 8 agar segera melapor ke posko DVI," demikian imbauan pihak kepolisian.
Laporan dapat disampaikan melalui Posko DVI di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Rumkit Bhayangkara Banjarmasin, atau posko kepolisian terdekat. Keluarga juga diminta membawa dokumen identitas berupa KTP dan Kartu Keluarga sebagai data pendukung proses identifikasi dan administrasi.
Proses identifikasi dilakukan oleh tim gabungan yang melibatkan Polda Kalsel, Basarnas, Dinas Kesehatan, Keselamatan Pelabuhan (KSOP), Jasa Raharja, serta sejumlah instansi terkait. Tim masih bersiaga di Posko Mortem dan Antemortem untuk menerima laporan serta data tambahan dari keluarga.
Sementara itu, pencarian korban lainnya masih terus dilakukan di perairan lokasi kejadian. Kapal Virgo Transport 8 dilaporkan tenggelam pada titik sekitar 80 nautical mile (NM) dari Dermaga SAR Basirih Banjarmasin.
Lokasi kejadian berada pada koordinat 4°31'51.82"S 114°2'6.88"E dengan heading 203.94°. Operasi pencarian di laut terus dioptimalkan bersamaan dengan proses identifikasi yang berlangsung di darat.

إرسال تعليق