![]() |
| foto: bungkam.com ket: fresh release di Aula PAM Bandarmasih |
BUNGKAM.COM, BANJARMASIN — Kebutuhan air untuk mandi, mencuci dan kakus (MCK) tetap dipenuhi di tengah perubahan kualitas air baku yang terjadi di Kota Banjarmasin. PT Air Minum Bandarmasih mulai menyalurkan air bersih nonkonsumsi kepada pelanggan sejak Senin (21/9/2026) sekitar pukul 00.00 WITA.
Air yang didistribusikan tersebut tidak diperuntukkan bagi kebutuhan minum maupun memasak. Masyarakat diminta memperhatikan penggunaan air selama kondisi kualitas air baku belum kembali memenuhi standar.
Direktur Utama PT Air Minum Bandarmasih Zulbadi mengatakan, keputusan untuk tetap menyalurkan air diambil setelah pihaknya berdialog dengan masyarakat dan pelanggan di Banjarmasin Barat, Banjarmasin Tengah dan Banjarmasin Utara.
Dari hasil audiensi tersebut, sekitar 70 persen warga menginginkan distribusi air tetap berjalan karena masih dibutuhkan untuk aktivitas MCK sehari-hari.
“Mulai malam nanti jam 00.00 malam, kami akan mendistribusikan air bersih non konsumsi hanya digunakan untuk MCK,” ujar Zulbadi saat fresh release di Aula PAM Bandarmasih, Senin (21/9/2026).
Meski tidak dapat digunakan untuk konsumsi, Zulbadi menjelaskan air tersebut tetap melewati tahapan pengolahan sebelum dialirkan kepada pelanggan. Prosesnya meliputi koagulasi, sedimentasi, filtrasi hingga disinfeksi.
Namun, kondisi air baku yang menjadi sumber pengolahan saat ini berbeda dari kondisi normal sehingga kualitas hasil akhirnya belum memenuhi standar untuk dikonsumsi.
“Prosesnya sama. Listriknya sama, bahan kimianya sama, tenaga kerjanya sama. Yang membedakan adalah output-nya karena input-nya juga berbeda,” jelasnya.
Untuk kebutuhan air minum, PAM Bandarmasih menyiapkan tandon berkapasitas 3.000 liter di sejumlah titik. Di antaranya berada di kawasan Alalak, Kuin Cerucuk, Pelambuan dan Teluk Tiram.
PAM Bandarmasih juga membuka peluang bagi pengurus RT, RW, musala maupun masjid yang bersedia menjadi titik keran umum untuk mendapatkan suplai air minum bagi warga di sekitarnya.
Sementara distribusi air nonkonsumsi mencakup wilayah Banjarmasin Barat, enam kelurahan di Banjarmasin Tengah, yakni Teluk Dalam, Mawar, Kertak Baru Ilir, Kertak Baru Hulu, Pasar Lama dan Antasan Besar, serta lima kelurahan di Banjarmasin Utara.
Distribusi air untuk kebutuhan MCK akan dilakukan selama kualitas air baku belum kembali memenuhi standar. Kondisi tersebut diharapkan segera membaik setelah hujan turun dan kualitas sumber air kembali normal.
“Selama hujan belum turun dan air bakunya masih di bawah standar, tentu kita tidak bisa mengolah,” kata Zulbadi.
Ia kembali mengingatkan masyarakat agar tidak menggunakan air distribusi tersebut untuk kebutuhan konsumsi.
“Mudah-mudahan rekan-rekan media bisa menyampaikan kepada masyarakat bahwa ini nonkonsumsi, hanya untuk MCK,” pungkasnya.

إرسال تعليق