Tujuh Rumah Hangus Dalam Kebakaran di AKT Banjarmasin

foto : bungkam.com, ket : kondisi bangunan rumah korban hangus dilahap api dan dipasangi garis polisi



BUNGKAM.COM, BANJARMASIN - Kebakaran hebat kembali terjadi di kawasan pemukiman penduduk di Jalan Antasan Kecil Timur (AKT) Rt 18, Kelurahan AKT, Kecamatan Banjarmasin Utara, Selasa (30/6) pagi.


Kejadian tersebut setidaknya membuat tujuh buah rumah hangus dilahap api.


Warga, Fitriadi mengatakan, saat kejadian dirinya tengah tertidur lelap dirumahnya, yang tidak jauh dari lokasi kejadian.


Kemudian, dirinya dikagetkan dengan teriakan istrinya karena api yang mulai berkobar.


“Pas saya lihat api itu sudah menyala diatap rumah sebelah. Api itu menyala di kabel listrik,” ujar Fitriadi, di lokasi kejadian.


“Apinya itu menyala di tongkat tempat pusat kabel banyak itu. Setelah itu api itu langsung membesar dan menyebar ke atap rumah warga,” lanjutnya.


Melihat hal tersebut, lantas dirinya bersama dengan warga lainnya pun langsung berupaya memadamkan api dengan alat yang seadanya.


“Sempat kita coba siram namun gagal karena apinya cukup cepat membesarnya,” katanya.


“Jadi kita cuma bisa berusaha mengamankan rumah yang belum terbakar saja lagi,” tambahnya.


Ia mengungkapkan, saat kejadian pemilik rumah yang menjadi titik awal api juga sempat tertahan di dalam rumah.


“Orangnya itu lagi dibelakang, jadi sempat terkepung juga. Beruntung ada pemadam tang dekat, jadi sempat membantu dia keluar,” ungkapnya.


“Bangunan rata-rata terbuat dari kayu, karena memang ini bangunan rumah lama, jadi apinya itu cukup cepat membesar dan menyebarnya,” sambungnya.


Selang beberapa waktu kemudian, warga, relawan BPK, dan Damkar Kota Banjarmasin pun berdatangan dan langsung melakukan upaya pemadaman.


Beruntung, dalam kejadian tersebut tidak sampai memakan korban jiwa, hanya kerugian materil saja.


Hingga saat ini, masih belum diketahui secara pasti berapa total kerugian dan penyebab dari kebakaran tersebut.


Sementara masih menunggu hasil pendataam dari pihak Pemko Banjarmasin, dan penyelidikan dari pihak kepolisian.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama