![]() |
| foto: bungkam.com ket: Kegiatan edukasi kesehatan dan pemahaman tentang Rupiah di Desa Jejangkit Pasar, Kecamatan Jejangkit, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan. |
BUNGKAM.COM, JEJANGKIT – Edukasi kesehatan hingga pemahaman tentang Rupiah menjadi bagian dari upaya memberdayakan masyarakat Desa Jejangkit Pasar, Kecamatan Jejangkit, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan.
Melalui program GenBI U-Action Impact 2026, Generasi Baru Indonesia (GenBI) Kalimantan Selatan mengajak warga membangun kebiasaan hidup sehat, menjaga lingkungan, dan memahami pentingnya mata uang Rupiah dalam kehidupan sehari-hari.
Mengusung tema “Memberdayakan Masyarakat Desa melalui Kolaborasi dan Edukasi untuk Aksi Berkelanjutan”, kegiatan ini tidak hanya berfokus pada penyampaian materi, tetapi juga menghadirkan pelayanan dan aktivitas yang melibatkan masyarakat secara langsung.
Rangkaian kegiatan diawali dengan senam bersama, kemudian dilanjutkan penyuluhan mengenai pencegahan hipertensi dan diabetes. Warga diberikan pemahaman tentang pentingnya menjaga pola makan, menerapkan gaya hidup sehat, serta mengenali risiko penyakit yang dapat muncul akibat kebiasaan sehari-hari.
Setelah penyuluhan, masyarakat berkesempatan mengikuti pemeriksaan kesehatan atau Medical Check Up (MCU) secara gratis. Pemeriksaan tersebut memberikan kesempatan bagi warga untuk mengetahui kondisi kesehatan mereka sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala.
“Menjaga kesehatan perlu dimulai dari kebiasaan sederhana, seperti rutin beraktivitas fisik, memperhatikan pola makan, dan melakukan pemeriksaan kesehatan,” demikian pesan yang ditekankan melalui rangkaian edukasi kesehatan dalam kegiatan tersebut.
Selain kesehatan, GenBI Kalsel turut mendorong kepedulian warga terhadap keberlanjutan lingkungan. Panitia membagikan bibit pohon sekaligus memberikan edukasi mengenai cara menanam dan merawat tanaman dengan tepat.
Edukasi ini menekankan bahwa penghijauan tidak berhenti pada kegiatan menanam, tetapi juga membutuhkan perawatan agar tanaman dapat tumbuh dengan baik. Dengan keterlibatan masyarakat, upaya menjaga lingkungan diharapkan dapat menjadi kebiasaan yang terus dilakukan setelah kegiatan berakhir.
Aspek pemberdayaan lainnya diwujudkan melalui edukasi Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah bersama perwakilan Bank Indonesia Kalimantan Selatan. Dalam sesi yang berlangsung sekitar satu jam tersebut, warga mengikuti pemaparan materi, diskusi, serta tanya jawab mengenai pentingnya mengenali, mencintai, dan menggunakan Rupiah secara bijak.
Melalui edukasi tersebut, masyarakat diajak memahami bahwa Rupiah tidak sekadar menjadi alat pembayaran, tetapi juga merupakan simbol kedaulatan negara yang perlu dijaga dan dihargai. Pemahaman mengenai Rupiah diharapkan dapat diterapkan dalam aktivitas ekonomi masyarakat sehari-hari.
Pelaksanaan kegiatan ini melibatkan berbagai pihak, termasuk masyarakat, perangkat desa dan kecamatan, Posyandu, serta Bank Indonesia Kalimantan Selatan. Dukungan lintas pihak tersebut ditandai dengan pembukaan kegiatan secara simbolis melalui pemotongan pita oleh perwakilan Bank Indonesia Kalsel dan penyerahan cenderamata kepada pemerintah desa.
Keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam pelaksanaan GenBI U-Action Impact 2026. Kolaborasi tersebut diharapkan tidak hanya memberikan manfaat selama kegiatan berlangsung, tetapi juga mendorong tumbuhnya kesadaran warga untuk menjaga kesehatan, merawat lingkungan, dan meningkatkan literasi keuangan.
Melalui program ini, GenBI Kalsel berupaya menghadirkan pemberdayaan yang dekat dengan kebutuhan masyarakat desa. Edukasi yang disertai praktik dan pelayanan langsung diharapkan menjadi langkah awal untuk membangun kebiasaan positif yang dapat dipertahankan secara berkelanjutan.

Posting Komentar