Polresta Banjarmasin Kawal Pengantaran Jenazah Korban KM Virgo, Antar hingga Rumah Duka dan Bandara

foto : istimewa
ket: evakuasi jenazah korban km virgo 8
dari rs bhayangkara ke rumah duka dan bandara


BUNGKAM.COM, BANJARMASIN – Jajaran Polresta Banjarmasin terus memberikan pelayanan kepada keluarga korban musibah tenggelamnya KM Virgo Transport 8. 


Salah satunya dengan melakukan pengawalan proses pengantaran jenazah korban dari RS Bhayangkara Banjarmasin menuju rumah duka hingga ke Bandara Internasional Syamsudin Noor.


Pengawalan dilakukan untuk memastikan proses pemulangan jenazah berjalan aman dan lancar, termasuk ketika jenazah dibawa menuju kediaman keluarga di kawasan Belitung, Kota Banjarmasin.


Personel dari Sat Lantas Polresta Banjarmasin juga melakukan pengaturan arus lalu lintas di sepanjang jalur yang dilalui kendaraan jenazah. 


Langkah ini dilakukan untuk mencegah terjadinya hambatan selama proses pengantaran.





Kapolresta Banjarmarmasin, Kombes Pol Riza Muttaqin, melalui Kapolsek Banjarmasin Timur, Kompol Morris Widhi Harto mengatakan, jajaran kepolisian berupaya memberikan pelayanan maksimal kepada keluarga korban, terutama dalam proses pemulangan jenazah.


“Kami melakukan pengawalan dan pengamanan selama proses pengantaran jenazah, mulai dari RS Bhayangkara menuju rumah duka, kemudian apabila akan diberangkatkan ke luar daerah, akan dikawal anggota Sat Lantas Polresta Banjarmasin hingga ke bandara,” ujar Morris.


Menurutnya, pengawalan tersebut merupakan bentuk pelayanan kepolisian sekaligus kepedulian terhadap keluarga korban yang tengah menghadapi musibah.


Selain pengawalan kendaraan jenazah, personel di lapangan juga memastikan situasi tetap kondusif serta membantu kelancaran mobilitas keluarga korban.


Polresta Banjarmasin memastikan pelayanan dan pengamanan terhadap proses pemulangan jenazah korban KM Virgo Transport 8 akan terus dilakukan sesuai kebutuhan, termasuk pengawalan menuju Bandara Syamsudin Noor bagi korban yang akan dipulangkan ke daerah asal.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama