Piala Bupati Banjar Cup 2026 Diikuti 706 Pesilat, Jadi Ajang Jaring Bibit Atlet Muda

foto: banjarkab.go.id
ket: Bupati Banjar H Saidi Mansyur memukul gong sebagai tanda dibukanya Kejuaraan Pencak Silat Terbuka Piala Bupati Banjar Cup Kalsel dan Kalteng 2026

BUNGKAM.COM, MARTAPURA –
Sebanyak 706 pesilat dari Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah hingga Kalimantan Timur berkumpul di Martapura untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam Kejuaraan Pencak Silat Terbuka Piala Bupati Banjar Cup 2026.


“Antusiasme masyarakat terhadap cabang olahraga pencak silat sangat tinggi dan ini menjadi momentum untuk mencari bibit-bibit baru yang nantinya bisa membawa nama daerah masing-masing,” ujar Ketua Pengurus Kabupaten (Pengkab) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Banjar, H Irwan Bora, saat pembukaan kejuaraan di Aula Serbaguna Indrasari, Martapura, Sabtu (8/8/2026).


Menurut Irwan, kejuaraan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-76 Kabupaten Banjar dan HUT ke-81 Republik Indonesia tersebut diikuti 22 perguruan dari 13 kabupaten/kota di Kalimantan Selatan. 


Selain itu, sejumlah pesilat dari Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur turut ambil bagian.


“Kejuaraan hari ini diikuti 22 perguruan dari 13 kabupaten/kota di Kalimantan Selatan. Ada juga peserta dari Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur,” jelasnya.


Ia menilai cakupan peserta yang semakin luas menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap olahraga pencak silat. 


Kondisi tersebut sekaligus menjadi peluang bagi IPSI untuk menemukan atlet-atlet muda yang memiliki potensi untuk dikembangkan ke tingkat yang lebih tinggi.


“Ini adalah ajang silaturahmi. Junjung tinggi nilai sportivitas dan kejujuran. Di atas arena adalah lawan, dan di luar arena adalah saudara,” pesannya.


Irwan meminta para pesilat tidak hanya berorientasi pada kemenangan, tetapi juga menjadikan pertandingan sebagai pengalaman untuk membentuk mental dan karakter sebagai atlet. 


Ia berharap nilai sportivitas dan persaudaraan tetap dijaga selama seluruh rangkaian pertandingan.


“Kami berharap ke depan jumlah peserta semakin banyak. Mudah-mudahan pembangunan gedung olahraga juga segera terealisasi sehingga bisa menampung peserta yang lebih banyak,” katanya.


Sementara itu, Bupati Banjar H Saidi Mansyur menilai perluasan peserta hingga ke luar Kalimantan Selatan menjadi perkembangan positif bagi penyelenggaraan kejuaraan pencak silat di Kabupaten Banjar.


“Melalui momentum Hari Jadi Kabupaten Banjar dan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, tahun ini dilaksanakan lebih luas. Tidak hanya dari Kabupaten Banjar dan Kalimantan Selatan, tetapi juga Kalimantan Tengah,” ujar Saidi.


Menurutnya, kejuaraan tersebut bukan sekadar pertandingan untuk menentukan pemenang, tetapi juga menjadi ruang untuk mempertemukan para penggemar pencak silat sekaligus mempererat hubungan antardaerah.


“Ini merupakan wadah bagi penggemar pencak silat sekaligus ajang silaturahmi bagi kita semua,” katanya.


Saidi berharap para peserta dapat memanfaatkan kejuaraan tersebut untuk mengasah kemampuan sekaligus membangun mental sebagai atlet yang tangguh. 


Ia juga mendorong agar para pesilat terus mengembangkan potensi sehingga mampu meraih prestasi di tingkat daerah maupun nasional.


“Semangat anak-anak menjadi atlet yang baik, tangguh, dan bisa berprestasi, baik di daerah maupun nasional,” tutupnya.


Kejuaraan tersebut diikuti 399 pesilat putra dan 307 pesilat putri yang terbagi dalam kategori usia dini, praremaja, remaja, dan dewasa.


Pembukaan Piala Bupati Banjar Cup Kalsel dan Kalteng 2026 ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati Banjar H Saidi Mansyur bersama Wakil Bupati Banjar Habib Idrus Al Habsyi, Asisten, Ketua IPSI Kalimantan Selatan, Ketua IPSI Kabupaten Banjar, serta sejumlah undangan.


Dengan jumlah peserta yang mencapai ratusan atlet dan keterlibatan pesilat lintas provinsi, kejuaraan tersebut diharapkan menjadi salah satu wadah pembinaan berkelanjutan sekaligus memperkuat regenerasi atlet pencak silat di Kalimantan.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama