Jembatan Perintis Garuda Hadir, Yamin: Mobilitas dan Akses Ekonomi Warga Semakin Terbuka

foto: humas
ket:  Peresmian Jembatan Perintis Garuda di Handil Bujur, Kelurahan Basirih Selatan


BUNGKAM.COM, 
BANJARMASIN – Bertahun-tahun mengandalkan akses penyeberangan yang kondisinya kurang layak, warga Handil Bujur, Kelurahan Basirih Selatan, Kecamatan Banjarmasin Selatan, kini mendapat akses baru melalui Jembatan Perintis Garuda.


Wali Kota Banjarmasin H. M. Yamin HR mengatakan kehadiran jembatan tersebut diharapkan dapat memperlancar berbagai aktivitas warga. 


Menurutnya, pembangunan infrastruktur harus berorientasi pada kebutuhan masyarakat dan memberikan dampak yang dapat dirasakan secara langsung.


“Pembangunan infrastruktur seperti ini pada akhirnya harus memberikan kemudahan bagi masyarakat. Anak-anak bisa bersekolah dengan lebih nyaman, warga dapat bekerja dan beraktivitas dengan lebih lancar, dan akses ekonomi masyarakat juga semakin terbuka,” kata Yamin.


Ia menilai keberadaan jembatan tidak hanya berkaitan dengan kelancaran mobilitas, tetapi juga dapat membuka peluang bagi perkembangan aktivitas ekonomi masyarakat. 


Karena itu, infrastruktur yang telah dibangun perlu dijaga bersama agar manfaatnya dapat bertahan dalam jangka panjang.


“Kami menyambut baik dan mendukung program ini. Yang tidak kalah penting setelah jembatan dibangun adalah bagaimana kita bersama-sama menjaga dan merawatnya agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang,” tukasnya.


Jembatan Perintis Garuda diresmikan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara serentak bersama ribuan jembatan dan titik air bersih di berbagai daerah pada Kamis (13/8/2026). 


Prosesi peresmian dilakukan secara virtual dari Istana Merdeka, Jakarta, dengan agenda di Banjarmasin diikuti dari lokasi jembatan.


Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin mengatakan pembangunan jembatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat akses masyarakat. 


Keberadaannya diharapkan dapat menunjang kebutuhan warga dalam bidang transportasi, pendidikan hingga kegiatan ekonomi.

“Dengan hadirnya jembatan ini kita harap dapat mempermudah akses transportasi bagi masyarakat, baik itu transportasi perekonomiannya, pendidikan hingga pengembangan usaha lainnya,” ujarnya.


Ia menambahkan, pembangunan infrastruktur tersebut juga mencerminkan sinergi antara TNI-Polri dan pemerintah dalam menghadirkan fasilitas yang dibutuhkan masyarakat. 


"Jembatan Perintis Garuda merupakan bagian dari program pembangunan infrastruktur TNI untuk membuka akses di sejumlah wilayah," bebernya. 


Bagi warga, manfaat pembangunan itu justru terlihat dari aktivitas sederhana yang kini menjadi lebih mudah. 


Rahimah, warga Handil Bujur, menyebut jembatan tersebut membantu berbagai kebutuhan masyarakat, termasuk perjalanan anak-anak menuju sekolah dan tempat mengaji.


“Kami sangat senang sekali dengan adanya jembatan ini yang dibangun untuk akses penyeberangan anak-anak sekolah, para petani, mengaji, kondangan, tentu sangat membantu,” ujarnya.


Menurut Rahimah, masyarakat sudah lama menantikan perbaikan akses tersebut. Jembatan sebelumnya disebut telah berada dalam kondisi tidak layak selama bertahun-tahun sehingga warga harus menghadapi keterbatasan ketika melakukan aktivitas di sekitar kawasan.


“Kami apresiasi dan berterima kasih atas terlaksananya rehab jembatan ini, yang sudah lama, puluhan tahun tidak dilirik dan tidak layak,” katanya.


Sementara itu, Irayah yang merupakan warga Basirih Selatan Ujung menilai keberadaan jembatan akan memberikan perubahan terhadap kelancaran perjalanan masyarakat. 


Ia menyebut warga kini memiliki akses yang lebih mudah untuk menyeberang maupun menjalankan aktivitas sehari-hari.


“Terima kasih atas telah dibangunnya Jembatan Perintis Garuda di wilayah kami. Tentu ini akan memudahkan aktivitas masyarakat kita untuk menyeberang, warga yang melintas, anak-anak sekolah, jadi kita sangat bersyukur,” tuturnya.


Ia juga mengapresiasi keterlibatan pemerintah, TNI dan Polri dalam mewujudkan pembangunan tersebut. Menurutnya, kehadiran jembatan menjadi bentuk perhatian terhadap kebutuhan warga yang selama ini membutuhkan akses penyeberangan yang lebih layak.


“Kami warga Basirih Selatan Ujung sangat berterima kasih kepada Pak Presiden Prabowo, lalu bapak TNI-Polri dan Pemerintah Kota Banjarmasin. Sekali lagi terima kasih,” pungkasnya.


Pembangunan Jembatan Perintis Garuda sebelumnya diawali dengan peletakan batu pertama pada April 2026 dan melibatkan TNI, pemerintah daerah serta masyarakat. 


Kini, jembatan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi penghubung kawasan, tetapi juga menjadi jalur pendukung bagi pendidikan, pertanian, kegiatan sosial dan perekonomian warga.


Post a Comment

Lebih baru Lebih lama