![]() |
| foto: Humas ket: Proses pencarian korban di Sungai Kahayan |
BUNGKAM.COM, PALANGKA RAYA – Sungai Kahayan menjadi lokasi pencarian Muhammad Kaspi Rosyadi (12) setelah anak tersebut dilaporkan terseret arus dan tenggelam ketika berenang bersama rekan-rekannya, Minggu (9/8/2026).
“Laporan kejadian kami terima sekitar pukul 11.05 WIB dan setelah itu tim langsung kami gerakkan menuju lokasi,” ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Palangka Raya, AA. Ketut Alit Supartana.
Alit mengatakan korban sebelumnya berenang bersama sejumlah rekannya di Sungai Kahayan sekitar pukul 11.00 WIB.
Korban kemudian terseret arus hingga tenggelam dan upaya pencarian awal yang dilakukan keluarga bersama warga belum berhasil menemukan keberadaannya.
“Sebanyak delapan personel Tim Rescue KPP Palangka Raya langsung diberangkatkan untuk melakukan pencarian di lokasi kejadian,” katanya.
Personel tersebut kemudian melakukan pencarian di sekitar titik korban terakhir terlihat. Tim SAR juga berkoordinasi dengan unsur terkait untuk memperluas area pencarian dan menentukan metode yang sesuai dengan kondisi sungai.
“Kami terus melakukan penyisiran dan berupaya menemukan korban dengan mempertimbangkan kondisi arus serta keadaan sungai,” tutur Alit.
Ia menjelaskan, pencarian di Sungai Kahayan menghadapi kendala berupa kondisi air yang keruh.
Situasi tersebut membuat upaya penyelaman menjadi sulit dilakukan sehingga tim harus menyesuaikan strategi pencarian di lapangan.
“Air sungai cukup keruh sehingga menyulitkan apabila dilakukan penyelaman,” jelasnya.
Meski menghadapi kendala, tim gabungan tetap melanjutkan pencarian secara intensif.
Kondisi cuaca di sekitar lokasi kejadian dilaporkan cerah sehingga kegiatan penyisiran dapat terus dilakukan.
“Kami tetap melanjutkan pencarian dan mengoptimalkan seluruh personel serta peralatan yang tersedia,” tegas Alit.
Operasi tersebut melibatkan Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Palangka Raya bersama Polsek Pahandut, Dinas Perhubungan Kota Palangka Raya, BPBD Kota Palangka Raya, relawan gabungan, keluarga korban, dan masyarakat sekitar.
Keterlibatan berbagai unsur tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan pencarian di sepanjang kawasan Sungai Kahayan, khususnya pada area yang diperkirakan menjadi lokasi korban terbawa arus.
Hingga berita ini diturunkan, Muhammad Kaspi Rosyadi masih belum ditemukan. Tim SAR gabungan terus melakukan penyisiran di kawasan sungai sambil memantau perkembangan kondisi di lapangan.
.jpeg)
Posting Komentar