Sempat Viral di Media Sosial, Perselisihan Dua Pengendara di Banjarmasin Berakhir Damai

foto: istimewa,
ket: pelapor dan terlapor dugaan penodongan airsoftgun berdamai

 



BUNGKAM.COM, BANJARMASIN – Perselisihan antara dua pengendara yang sempat viral di media sosial usai diduga terjadi pengancaman di kawasan Terminal Induk Kilometer 6, Banjarmasin Timur, akhirnya diselesaikan secara damai melalui mediasi di Polsek Banjarmasin Timur.


Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (11/7) lalu, pelapor diketahui bernama RS (20), seorang sopir asal Kabupaten Hulu Sungai Selatan. 


Sementara terlapor adalah AY (28), seorang wiraswasta yang berdomisili di Jalan Pramuka, Komplek Bumi Melati Indah, Kelurahan Sungai Lulut, Kecamatan Banjarmasin Timur.


Menindaklanjuti laporan yang masuk, personel Polsek Banjarmasin Timur segera mengamankan terlapor untuk dimintai keterangan. 


Setelah dilakukan pemeriksaan, kedua belah pihak dipertemukan dalam proses mediasi yang difasilitasi oleh penyidik.


Kanit Reskrim Polsek Banjarmasin Timur, Ipda Yudhistira Nugraha mengatakan, permasalahan tersebut dipicu oleh kesalahpahaman saat berkendara di jalan raya.


"Setelah dilakukan pemeriksaan dan mediasi, kedua belah pihak sepakat menyelesaikan permasalahan ini secara kekeluargaan. Mereka saling memaafkan, tidak melanjutkan perkara ke proses hukum, serta telah menandatangani surat perjanjian perdamaian," ujar Ipda Yudhistira.


Kanit menjelaskan, dari pemeriksaan senjata yang ditunjukkan terlapor diketahui berupa airsoft gun tanpa magasin.


"Kedua belah pihak setuju berdamai karena awalnya hanya emosi sesaat. Unsur pengancaman juga kecil, karena terlapor tidak ada mengeluarkan kata-kata atau gestur menodong,” jelas Kanit.


Ia menambahkan, penyelesaian secara damai diharapkan dapat menjadi pembelajaran bagi masyarakat agar lebih mengedepankan kesabaran dan tidak mudah terpancing emosi saat berkendara.


"Kami mengimbau masyarakat untuk selalu menjaga emosi, saling menghormati sesama pengguna jalan, dan menyelesaikan setiap persoalan dengan kepala dingin agar situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas tetap terjaga," tambahnya.


Polsek Banjarmasin Timur juga mengapresiasi sikap kooperatif kedua belah pihak yang memilih jalur musyawarah sehingga persoalan dapat diselesaikan tanpa harus berlanjut ke proses peradilan. Langkah tersebut diharapkan menjadi contoh penyelesaian konflik secara bijaksana di tengah masyarakat.


Post a Comment

Lebih baru Lebih lama