![]() |
| foto: bungkam.com ket: kondisi jalan veteran setelah amblas mengakibatkan arus lalu lintas menjadi terganggu |
BUNGKAM.COM, BANJARMASIN - Sebagian badan jalan di Jalan Veteran, Kelurahan Sungai Lulut, Kecamatan Banjarmasin Timur, mengalami ambles atau retak parah, Rabu (15/7) pagi.
Pantauan di lapangan, terlihat kondisi sebagian badan jalan mengalami retakan yang cukup panjang dan juga dalam.
Retakan sendiri diperkirakan kurang lebih sepanjang 50 meter, dengan kedalaman kurang lebih 1,5 meter.
Kejadian tersebut mengakibatkan arus lalu lintas di ruas jalan tersebut menjadi terganggu, lantaran hanya sebagian badan jalan yang dapat digunakan.
Selain itu, terlihat juga beberapa bangunan milik warga juga turut terdampak, dan para pedagang tidak dapat menjalankan usahanya, karena amblasnya jalan tersebut.
Warga Setempat, Asmun mengatakan, untuk retakan di badan jalan sudah terlihat dari beberapa hari terakhir, namun masih belum parah dan masih bisa dilewati oleh kendaraan.
"Yang mulai parah itu tadi malam, sekitar jam 2 sampai jam 4. Jalannya itu langsung amblas sebagian badan jalannya," ucap Asmun.
"Saat kejadian saya panik juga, karena saya sedang ada di dalam kios," lanjutnya.
Ia juga mengungkapkan, sekitar delapan bulan yang lalu dikawasan jalan tersebut juga sempat mengalami keretakan, namun sudah diperbaiki oleh pemerintah.
"Setelah diperbaiki itu aman-aman saja jalannya. Baru dua hari ini saja yang kembali retak sampai separah ini," ungkapnya.
Kejadian tersebut membuat Asmun harus mengalami kerugian hingga seratus juta lebih, lantaran kios yang juga sekaligs rumahnya itu harus dirombak total.
Asmun berharap, agar pihak pemerintah bisa segera menindaklanjuti dan memberikan solusi yang terbaik kejadian tersebut.
"Untuk pemerintah agar bisa memperbaiki jalannya, karena masyarakat jadinya tidak bisa jualan dengan kondisi yang seperti ini," harap Asmun.
Disamping itu, Wali Kota Banjarmasin, H M Yamin mengimbau kepada masyarakat, agar bisa mencari jalan alternatif, dan tidak melintasi jalan tersebut yang sedang dalam keadaan amblas.
"Karena yang kita takutkan nantinya ada pergerakan lagi, yang menyebabkan jalan tersebut semakin amblas lagi," ucap Yamin.
"Untuk warga yang tinggal dibantaran sungai dikawasan tersebut, agar bisa mengosongkan dulu tempat tinggalnya, untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan, dan jangan sampai memakan korban," lanjutnya.
Selain itu, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pihak terkait, seperti PUPR provinsi Kalsel, PUPR Kota Banjarmasin, Polresta Banjarmasin, Dinas Perhubungan, BPBD, dan juga Balai Sungai, untuk membantu menindak lanjuti permasalahan tersebut.
"Jalan ini memang kewenangan provinsi Kalsel, namun beradanya di Kota Banjarmasin, tentunya sinergi dan kolaborasi ini bisa menyelesaikan permasalahan tersebut, agar tidak menggangu aktifitas dikawasan tersebut," pungkasnya.

Posting Komentar